Effective Supervisory Management
DESKRIPSI
Peran seorang pengawas didalam perusahaan memegang peranan yang cukup penting, karena seorang pengawas (supervisor) merupakan jembatan antara karyawan, manajemen dan konsumen sehingga dibutuhkan keterampilan dan kemampuan yang lebih dari karyawan pada umumnya. Dimata karyawan, seorang supervisor adalah perpanjangan tangan dari pihak manajemen namun dimata pihak manajemen seorang supervisor adalah perwakilan dari kinerja dan produktifitas karyawan. Dengan melihat hal tersebut, maka peranan supervisor sangat penting dan dibutuhkan keterampilan dan kemampuan yang khusus pula.
TUJUAN
1. Peserta pelatihan mampu memahami peran dan fungsi supervisor.
2. Peserta pelatihan dapat melakukan manajemen pengawasan dan kemampuan mengelola karyawan sehingga dapat membantu tercapainya tujuan perusahaan.
3. Peserta pelatihan mampu memahami pengertian Adversity Quotient (kecerdasan ketangguhan), cara mengukur AQ, dan cara-cara meningkatkan AQ dalam memperkuat kinerja perusahaan.
4. Peserta pelatihan mampu memahami komunikasi interpersonal sekaligus pengembangan interpersonal secara efektif dan mampu berkolaborasi dengan orang lain untuk mencapai suatu tujuan.
5. Peserta pelatihan mampu mengenali masalah-masalah yang harus menjadi fokus perhatian dan mencari penyelesaian yang tepat.
6. Peserta pelatihan mampu mengelola emosi dan menjaga hubungan dengan semua pihak.
7. Peserta pelatihan mampu memahami konflik dan bagaimana mengelola konflik, memberikan perubahan & menangani orang yang sulit, membangun mental yang lebih tegas dalam situasi yang sulit serta dapat memahami perasaan pada manusia.
MATERI
Berikut adalah ringkasan materi pelatihan Effective Supervisory Management:
1. Konsep dasar supervisory management
• Pengertian dan ruang lingkup supervisory management
• Pemahaman tugas dan peranan supervisor
• Pemberian motivasi dan penilaian kinerja kepada bawahan
2. Proses pengawasan
•Tahapan proses pengawasan.
•Perancangan proses pengawasan
•Alat-alat bantu pengawasan manajerial
•Karakteristik, teknik dan metode pengawasan yang efektif
3. Interpersonal Communication Skill
• Konsep dasar interpersonal
• Membangun konsep diri dan pribadi profesional
• Mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal
• Membangun persepsi positif dan hubungan interpersonal
• Teknik mendengar dan membimbing dengan baik
4. Konsep dasar Adversity Quotient (AQ)
• Pemahaman manfaat masalah bagi kehidupan
• Membangun karakter diri yang tangguh dan positif
• Dasar-dasar proses berpikir
5. Membangun kecerdasan emosi
• Mengenal Konsep dasar marah dan emosi diri
• Teknik mengelola kemarahan dan menumbuhkan jiwa pemaaf
• Teknik mengelola stres dan menjaga mood tetap baik
• Teknik membebaskan diri dari kemarahan yang negative
• Teknik relaksasi diri dan menenangkan pikiran
6. Teknik menyelesaikan masalah
• Teknik mengidentifikasikan masalah dan strategi memperioritaskan penanganan masalah
• Teknik mengidentifikasikan hal-hal yang mampu menjadi penyebab timbulnya masalah
• Teknik mengidentifikasikan solusi yang paling mungkin terhadap masalah
• Teknik mengidentifikasikan masalah potensial yang dapat menggagalkan solusi
• Teknik menyiapkan tidakan pencegahan terhadap masalah potensial.
METODE
Metode dalam pelatihan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk aktif sehingga tercipta suasana interaktif dimana peserta dikenalkan tentang konsep, contoh dan aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan aplikasinya
•Presentasi
•Diskusi
•Game
•Studi kasus
•Praktik
PELAKSANAAN
24-25 Januari 2022
ONLINE
INSTRUKTUR
M. Nurruddin Zanky
