DESKRIPSI
Kepercayaan diri adalah hal pertama yang paling diperlukan oleh setiap orang setiap akan tampil berbicara di depan umum. Sebanyak apapun teknik presentasi yang Anda baca dari sebuah buku tutorial public speaking tidak akan membuat Anda tampil maksimal jika kepercayaan diri Anda masih rendah.
Yang terjadi adalah, Anda akan lupa semua teknik tersebut. Pernah mengalami hal ini? Lupakan semua teknik yang telah Anda baca di buku, karena yang Anda butuhkan adalah sebuah pelatihan public speaking yang fokus pada peningkatan kepercayaan diri.
TUJUAN
Pelatihan ini memberi pemahaman kepada peserta tentang bagaimana cara menjadi pembicara yang berhasil di depan publik; mempersiapkan dan mengutarakan gagasan serta bagaimana membuat strategi yang mudah dan tepat untuk menguasai dan berbicara di depan publik.
MATERI
1. Kondisi Umum
• Usahakan Anda terlihat oleh audiens
• Pastikan suara Anda terdengar oleh seluruh audiens
• Lakukan kontak mata
• Katakan dengan wajah
• Jangan tegang/menunduk, senyumlah dan tatap pendengar
2. Berbicara Efektif dan Menarik
• Membangun rapport dengan audiens
• Menarik perhatian dan minat audiens
• Menyampaikan gagasan
• Menyimpulkan: menguatkan gagasan utama yang disampaikan
• Menutup Pembicaraan
3. Membangun Rapport
• Berbagi identitas
• Membangun pengalaman positif
• Cross-matching harapan dan nilai audiens
• Memunculkan humor yang sehat
4. Menarik Perhatian dan Minat Audiens
• Hubungkan topik dengan audiens
• Sampaikan pentingnya topik Anda
• Kejutkan audiens dengan hal-hal tak terduga
• Bangkitkan keingintahuan
• Ajukan pertanyaan
• Awali dengan kutipan
5. Menyampaikan Gagasan
• Sampaikan ide Anda dengan antusias
• Sesuaikan bahasa dengan audiens
• Gunakan alat bantu yang sesuai
• Selingi dengan humor, cerita, puisi, dll
• Ajak keeterlibatan peserta
6. Mendayagunakan Suara
• Sampaikan ide dengan volume suara yang didengar oleh seluruh audiens, pilih kata yang tepat, pelafalan yang jelas, dan intonasi yang sesuai
• Gunakan suara lantang untuk semangat, komando dan perintah. Suara lirih untuk hal penting
• Variasikan kecepatan bicara untuk meningkatkan kepentingan pesan Anda. Variasikan dengan jeda yang sering, irama yang mantap, dan kalimat yang pendek
7. Gerakan Tubuh
• Be Natural: jangan diam atau terlihat kaku
• Gunakan gerakan tangan, langkah kaki, untuk memperkuat arti
• Lakukan sedikit gerak untuk audiens, cukup ekspresi wajah dan gerakan tangan.Jika audiens banyak, perbanyak gerak
• Untuk menjelaskan konsep abstrak, kurangi gerak dan bicaralah perlahan. Untuk topik ringan, perbanyak gerak
8. Melibatkan Audiens
• Komunikasi perlu diadakan secara dua arah agar dapat saling memberi feedback
• Menyerap informasi hanya melalui pendengaran hasilnya kurang optimal
9. Yang Membuat Audiens Malas Terlibat
• Sedikit kontak pribadi, tidak melakukan kontak mata, dan tidak memanggil dengan nama peserta
• Membuat peserta pasif
• Selalu mengkritik pertanyaan, usulan, jawaban, dan tingkah laku peserta
• Membuat peserta merasa bodoh karena bertanya
10. Teknik Mengajukan Pertanyaan
• Ajukan satu pertanyaan dalam satu waktu
• Hindari pertanyaan tertutup dan direktif
• Pertanyaan harus terfokus, tidak kabur
• Ajukan pertanyaan yang memungkinkan peserta menunjukkan kepandaiannya
• Ajukan pertanyaan yang merangsang interaksi peserta
• Perhatikan peserta yang diam
• Tunggu jawaban beberapa saat
11. Teknik Berespon terhadap Jawaban Peserta
• Perhatikan jawaban verbal dan non-verbal
• Variasikan respon untuk jawaban yang berbeda
• Puji jawaban yang benar
• Perbaiki jawaban yang salah dengan cara tidak mengkritik
12. Mengakhiri Pembicaraan
• Simpulkan pembicaraan
• Akhiri dengan mengutip kata-kata bijak yang sesuai dengan tema Anda
• Buat pertanyaan yang dramatis
• Jika ide Anda berupa ajakan, beri semangat melakukannya
METODE PELATIHAN
Metode dalam pelatihan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk aktif sehingga tercipta suasana interaktif dimana peserta dikenalkan tentang konsep, contoh dan aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan aplikasinya




